Lahirkan Tunanetra Muslim Sejati Melalui LDK 2014

Demi lahirnya tunanetra muslim sejati, Yayasan Raudlatul Makfufin selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan yang membina fisik dan mental.(25/12/2014) Selama empat hari, tidak kurang dari dua puluh orang tunanetra dibina secara fisik dan mental dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Yayasan Raudlatul Makfufin 2014. Semua peserta dibagi menjadi lima kelompok. Masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. […]

Rayakan HUT Tangerang Selatan Ke 6

Untuk yang kedua kalinya, Yayasan Raudlatul Makfufin bekerja sama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja & Transmigrasi Kota Tangerang Selatan merayakan HUT Kota Tangerang Selatan.(26/11/2014) Tak terasa Kota Tangerang Selatan telah berusia 6 tahun. Kota Madya yang juga menjadi tempat keberadaan gedung YARFIN ini memiliki kesamaan hari jadi, yaitu 26 November. Perayaan HUT Kota Tangerang Selatan […]

Al Quran Braille Buatan Anak Bangsa

Tak pernah dibayangkan oleh Umat Islam nontunanetra, mencetak Al Quran Braille memiliki berbagai tahapan yang rumit dan tak dapat diremehkan.(26/10/2014) Tahun 1996 menjadi tahun yang sangat berkesan bagi para pendiri, pengurus dan jama’ah Raudlatul Makfufin angkatan awal. Pada tahun itu ide cemerlang almarhum Raden Halim Sholeh untuk menyusun file master Al Quran Braille dilakukan untuk […]

Rayakan Idul Adha Dengan Bermanasik Haji

Tidak hanya dengan pemotongan hewan qurban saja, Yayasan Raudlatul Makfufin menyelenggarakan praktikum manasik haji untuk para tunanetra.(05/10/2014) Kali ini Dewan Pengurus Yayasan Raudlatul Makfufin memberikan sesuatu yang sangat berbeda denga tahun-tahun sebelumnya. Bila mana di tahun sebelumnya merayakan Hari Raya Idul Adha cukup dengan pemotongan hewan qurban dan pembelajaran membaca Al Quran Braille, namun tahun […]

Makfufin Dan Dinsos Tangsel Bekerja Sama Dalam Pemberantasan Buta Huruf Al Quran Braille

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tangerang Selatan berpartisipasi dalam pemberantasan buta huruf Al Quran Braille bersama Yayasan Raudlatul Makfufin.(24/09/2014) Program pemberantasan buta huruf Al Quran Braille di Indonesia sudah lama menjadi program utama dari Yayasan Raudlatul Makfufin. Kali ini tidak hanya sesama lembaga ketunanetraan, lembaga Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang diwakili Dinas Sosial, […]

Tingkatkan Kemampuan Berteknologi, Dinas Sosial Dan Makfufin Selenggarakan Pelatihan Komputer

Demi meningkatkan keterampilan teknologi para tunanetra, Yayasan Raudlatul Makfufin dan Dinas Sosial Tenaga Kerja & Transmigrasi Kota Tangerang Selatan bekerja sama dalam menyelenggarakan pelatihan singkat Komputer dengan Screen Reader.(20-21/08/2014) Seiring perkembangan zaman yang memanfaatkan kemajuan teknologi, seorang tunanetra sebagai salah satu anggota masyarakat perlu memiliki keterampilan dalam bidang teknologi. Oleh karena itu, dua lembaga ini […]

Istambul-Turki Kembali Menjadi Saksi Konfrensi Internasional Al Quran Braille Ke III

Setelah terbentuknya Union Braille Quran Services tahun 2013 di Istambul-Turki, Ade Ismail dan Zainal Abidin kembali menghadiri International Braille Quran Conference, Istambul, Turki. 19/06/2014 Setelah terbentuknya Union Braille Quran Services sebagai salah satu lembaga yang diharapkan dapat mendistribusikan Al Quran Braille ke seluruh dunia, saatnya pertemuan berikutnya diselenggarakan. Pertemuan ketiga ini diselenggarakan sejak 19 Juni […]

Akar Konflik Umat Islam (Jeje Zaenudin Abu Himam) 2

Konflik berasal dari kata Inggris conflict yang berarti perselisihan; percekcokan; atau pertentangan. Baik percekcokan itu sebatas pertengkaran mulut atau sampai pertentangan dengan mengadu kekuatan fisik dan senjata. Baik pertentangan individual ataupun kolektif dan missal. Baik pertentangan itu terselubung dan bersifat internal maupun terbuka dan bersifat eksternal. Sedang secara terminology, konflik dapat didefinisikan dari dua pendekatan; psikologis dan sosiologis. Secara psikologis, konflik dijelaskan sebagai “benturan dua atau lebih motiv yang kuat yang tidak dapat diselesaikan secara bersamaan”. Benturan dua motiv ini seringkali dipicu oleh jurang yang lebar antara apa yang menjadi cita-cita ideal dengan kenyataan. Atau antara “dunia dalam” dengan “dunia luar”-nya. Konflik internal individual seperti ini manakala tidak dapat teratasi dan tidak terealisasikan secara memuaskan sering menjadi penyebab gangguan kesehatan jiwa seseorang.