Yayasan Raudlatul Makfufin

Adab Bertunangan Dalam Islam

Sebelum menginjak ke pernikahan ada satu acara yang pasti dilakukan oleh seseorang yang akan menikah. Apa itu ? Ya, tunangan. Tunangan sendiri berarti mengikat seseorang, biasanya tandanya dengan cincin. Tapi bagaimana adab tunangan sesuai dengan syariat Islam ? Apakah boleh melakukannya ?

Pada masa tunangan itu tetap saja pihak laki-laki maupun perempuan belum boleh bersentuhan ataupun bertemu berduaan karena hukumnya masih haram. Jangka tunangan ke pernikahan ini biasanya hanya satu sampai tiga bulan, jangan sampai jaraknya terlalu lama yang nantinya akan menimbulkan syaitan menggodanya.

Adapun syarat yang harus dilakukan oleh pihak laki-laki sebelum melangsungkan tunangan yaitu dengan mengenal terlebih dahulu wanita yang akan di ajaj tunangan atau di khitbah. Syarat ini memang bukan syarat yang wajib dilakukan tetapi alangkah baiknya jika tahu wanita yang akan dijadikan calon istri mulai dari sifatnya, keluarganya, dan agamanya.

Sesuai dengan salah satu hadist yang menyatakan “Wanita dikawin karena empat hal, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, maka akan memelihara tanganmu”.(HR Abu Hurairah)”. Jadi bukan hanya dari sifat wanitanya tetapi bagaimana juga keluarganya.

Janganlah kalian meminang wanita yang sudah dipinang oleh laki-laki lain karena ada salah satu hadis yang melarangnya “Janganlah seseorang dari kamu meminang (wanita) yang dipinang saudaranya, sehingga peminang sebelumnya meninggal-kannya atau telah mengizinkannya.” (HR Abu Hurairah).

Selain itu, dalam Quran Surat Al Baqarah ayat 228 juga menyatakan bahwasanya wanita yang sedang menjalani masa Iddah baik itu karena perceraian maupun di tinggal mati oleh suaminya tidak boleh dipinang. Tunggulah sampai masa Iddah wanita tersebut selesai baru di khitbah atau dipinang.

Hukum tunangan sendiri dalam Islam sebenarnya boleh tidak ada yang melarangnya asalkan acaranya masih dalam sesuai dengan yang ditentukan. Karena tujuan dari acara tunangan sendiri agar mempermudah menuju proses pernikahan yang penting semua syaratnya terpenuhi.

Biasanya dalam acara tunangan akan ada tukar cincin ya kan ? Bagaimana menghindari agar kita tidak bersentuhan dengan pihak laki-laki ? Yah, anda bisa mengkonsepnya dengan ibu dari pihak laki-laki yang memasangkan cincin di jari manis perempuan sehingga kita akan tetap terjaga.

;