Yayasan Raudlatul Makfufin

Hadits Pendek

Dalam kajian islam ada banyak sekali hadits bahkan jumlahnya mencapai ratusan ribu dan itu masih dibagi menjadi beberapa kategori seperti shahih, hasan, dan dhaif. Berdasarkan isi atau redaksinya ada hadits yang sangat panjang hingga hadits pendek sekalipun dengan tingkat validitas tertentu.

Karena itu, Anda harus tetap hati-hati dengan penggunaan hadits sebagai dasar hukum, sebab Anda harus mengetahui apakah hadits tersebut shahih atau tidak. Jika tidak, tentu tidak bisa dijadikan sebagai dasar atau dalil hukum syariat. Belum tentu hadits yang panjang itu mempunyai validitas yang tinggi, begitu pula sebaliknya.

Menghafal Hadits Pendek Bagi Anak-Anak

Hadits pendek memang lebih mudah untuk dihafalkan, khususnya bagi anak-anak sekedar sebagai pelatihan bagi mereka. Hal itu disebabkan isinya yang cukup singkat, sehingga mudah untuk diingat. Selain itu juga untuk mengenalkan hadits kepada anak sejak dini agar di masa mendatang lebih paham secara mendalam.

Hal itu nampaknya sudah sering dipraktekkan dalam lembaga pendidikan islam seperti di sekolah formal  tingkat taman kanak-kanak maupun pesantren. Metode yang digunakan cukup beragam seperti dengan mengaitkan gambar tertentu seperti tentang kebersihan dengan ungkapan hadits dan lain sebagainya. Itu merupakan bentuk yang paling dasar untuk mengenalkan hadits kepada anak.

Lalu bagaimana tips menghafal dan memahami hadits pendek bagi anak-anak? Orang tua tentu mempunyai peran yang besar akan hal tersebut, diantara yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan buku atau kitab hadits yang tipis atau ringan, dalam artian hanya memuat beberapa hadits yang berkaitan dengan aktifitas sehari-hari.
  2. Membiasakan anak untuk sering membaca baik tulisan latin biasa maupun arab. Hal itu akan mempermudah mereka dalam menghafal hadits pendek lengkap dengan maknanya.
  3. Setelah membaca dan menghafalkan hadits dalam buku yang sudah Anda sediakan, ada baiknya memberi pemahaman kepada anak mengenai makna dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Jangan lupa untuk selalu mencari guru yang tepat untuk anak Anda dalam menghafal hadits hingga belajar ilmu hadits itu sendiri. Sebaiknya diserahkan kepada ahlinya agar lebih afdhal dan menghindari pemahaman yang keliru. Umumnya di pesantren salaf maupun modern sudah mengajarkan mengenai hadits mulai dari yang paling dasar hingga yang mendalam.

 

;