Yayasan Raudlatul Makfufin

Macam-macam Ruang Lingkup Fiqih

Seperti yang kita ketahui, ilmu fiqih memiliki cakupan yang luas dalam konteks ilmunya. Ruang lingkup fiqih yang ada ada beberapa macamnya. Bentuk perbedaannya adalah amaliyah yang diamalkan oleh setiap mukallaf. Mukallaf adalah orang yang sudah baligh dan berakal sehat dan harus  menjalankan syari’at Islam.

Hukum yang Terdapat pada Ilmu Fiqih

Di dalam fiqih terdapat beberapa hukum yang sifatnya wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram. Selain itu ada pula hukum yang sah, batal, benar, dan salah. Diantara hukum-hukum tersebut, ada beberapa penjabaran yang mengatur satu hal tertentu. Diantaranya adalah:

  1. Hubungan antar Manusia dengan TuhanNya

    Hukum ini lebih membahas tentang masalah ibadah. Kualitas ibadah, syarat beribadah, dan larangan dalam ibadah. Lebih detailnya lagi hal yang dibahas adalah; Bersuci, sembahyang, puasa, Zakat, Haji, Janazah, Jihad, Nadzar, Kurban, Penyembelihan, Perburuan, Aqiqah, Makanan, dan minuman.

  1. Hukum antar Manusia dengan Manusia

    Dalam  hukum ini, ada beberapa kelompok hukum yang berbeda. Pertama adalah hukum keluarga. Caranya adalah dengan membentuk karakter keluarga sebaik mungkin dari awal. Kedua adalah hukum perdata tentang hak kepemilikan. Terakhir adalah hukum lain yang berhubungan dengan keuangan dan perekonomian.

    Dalam hukum dengan antar manusia, terdapat pembahasan yang lebih detail. Diantaranya adalah hubungan antar tetangga, dengan orang yang beda agama, dan warisan. Bahkan ada hukum yang mengatur hubungan antar satu negara dengan negara lainnya dan juga hukum dalam menegakkan keadilan.

  1. Hukum antar Manusia dengan Alam Ghaib

    Tidak hanya mengatur hubungan antar manusia dengan Tuhan dan Manusia akan tetapi hubungan dengan alam ghaib pun termasuk dalam ruang lingkup fiqih. Alam ghaib disini adalah malaikat, jin, dan shaiton, dan sihir.

Dengan kata lain adalah, ruang lingkup fiqih merupakan hukum yang mencakup hampir seluruh aspek kehidupan. Seperti misalnya hukum ibadah yang tentu saja harus anda pahami dengan benar. Apabila anda rajin beribadah namun  tidak sah, akan sangat mubazir. Sementara hukum antar manusia bertujuan untuk mengatasi perbedaan karakter yang ada dalam diri setiap manusia.

 

 

;