Doa Meminta Perlindungan Dari Siksa Neraka

Neraka adalah seburuk buruk tempat kembali, tidak ada tempat terburuk yang dijadikan sebagai tempat kembali manusia kecuali Neraka. Bahkan mungkin selama didunia orang tersebut diberikan kekayaan, kesuksesan, kemewahan dll, tapi ketika satu langkah kakinya masuk ke neraka, hilanglah semua kebahagiaan digantikan dengan kepedihan yang tidak ada ujung.

Doa Berlindung dari Siksa Neraka

Maka dari itu didalam kitab Riyadhus Shalihin, Nabi Shalallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa yang diriwayatkan oleh Ummul mukminin Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa beliau berdoa

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

“Alloohumma Innii A’uudzu Bika Min Fitnatin Naar Wa ‘Adzaabin Naar, Wa Min Syarril Ghinaa Wal Faqr”

Artinya : Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (ujian di) neraka dan azab neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran).” (HR. Abu Daud)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam manusia terbaik, yang telah dijamin surga oleh Allah, tetap berdoa untuk menjauhkan dirinnya dari Api Neraka, apalagi kita ???

Yang masih belum jelas, dimana tempat kita akan kembali. Maka dari itu, mari perbaiki diri, mari perbanyak doa kepada Allah, jauhi maksiat, jauhi dosa dosa.

Jangan pernah remehkan dosa yang kecil, karena dosa besar diawali dari dosa dosa yang kecil. Jangan pernah menyombongkan amal yang kecil karena kita tidak tau amal mana yang dapat menurunkan rahmat Allah dan mengizinkan kita masuk ke surga.

Keutamaan Hadist di Atas

Para ulama menjelaskan mengenai faedah atau keutamaan dari hadist diatas adalah,

1. Menghindarkan dari Al Ghina

Al Ghina adalah semangat dalam bekerja, mengumpulkan harta tetapi bukan dengan cara yang halal, dan enggan berinfak efek dari al ghina ini adalah akan membuat manusia sombong dan suka meremehkan orang lain.

2. Kejelekan Al Faqr

Al Faqr adalah kemiskinan yang tidak membuat kebaikan melainkan akan mengantarkan manusia ke hal hal yang dibenci Allah, seperti mencuri, membegal dan lain lain hanya untuk memenuhi isi perutnya saja.

3. Berlindung dari Api Neraka

Yang terkahir adalah berlindung dari Api Neraka yang merupakan seburuk buruk tempat kembali.

 

;