Doa Saat Sujud

Sujud adalah waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb’nya. Dan diantara waktu mustajab untuk berdoa adalah waktu ketika seorang hamba bersuju dalam shalat, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk banyak berdoa di waktu itu.

Lalu doa apa yang kita baca ketika sujud ? Apakah cukup doa doa sujud yang pernah diajarkan oleh Rasulullah, atau boleh di luar itu ?

Dalam hal ini ada setidaknya tiga pendapat yang paling kuat.

1. Pendapat Ulama Hanafiyah

Menurut para ulama hanafiyah, doa yang dibaca itu harus sesuai dengan doa doa sujud yang pernah diajarkan oleh Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam, khususnya bacaan bacaan tasbih.

2. Pendapat Ulama Hambaliyah

Para ulama hambaliyah berpendapat bahwa doa yang dibaca tidak hanya bacaan doa sujud yang pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saja, melainkan juga bisa doa yang diambil dari Al Qur’an dan Hadist Shahih.

3. Pendapat Ulama Malikiyah dan Syafi’iyah

Doa yang dibacakan ketika sujud boleh doa doa yang lain, sesuai yang dikehendaki atau permintaan kita. Dan penulis lebih condong terhadap pendapat dari imam syafi’I dan imam maliki, karena tidak memberatkan orang yang membacanya. Bukan berarti pendapat imam hambali dan imam Hanafi salah, hanya saja penulis lebih mengambil pendapat dari pendapat imam syafi’i dan imam maliki. Doa yang dipanjatkan ketika sujud juga wajib berbahasa arab, tidak boleh menggunakan Bahasa Indonesia, karena masih masuk kedalam shalat.

Diantara contoh doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sujud adalah,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذَنْبِى كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرَّهُ

“Ya Allah ampunilah dosa-dosaku semua, baik yang halus atau yang jelas, yang awal dan yang akhir, dan yang terang-terangan dan yang tersembunyi.” (HR Muslim No. 1112)

 

;