Doa Safar dan Adab-Adab yang Harus Diterapkan Ketika Bepergian

Di zaman sekarang ini safar atau bepergian merupakan suatu kegiatan yang sudah sangat umum dilakukan bagi setiap muslim. Namun tahukan Anda, jika dalam bersafar atau bepergian ada doa-doa khusus yang bisa di panjatkan untuk memohon keselamatan dan ridho Allah SWT. Berikut ini doa safar yang bisa Anda amalkan ketika melakukan perjalanan, agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

Selain melafalkan doa-doa yang dianjurkan, ketika bersafar atau bepergian ternyata juga ada adab-adab yang wajib diterapkan. Baik sebelum Anda berangkat, pada saat naik kendaraan hingga kepulangannya nanti.

Bacaan Doa Safar (Bepergian)

اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، (سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَـٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ) اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَـٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَـٰذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ

Bacaan latin

Allaahu akbar (3x), (subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. 
Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun), allaahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzal birro wat-taqwaa, wa minal ‘amali maa tardhoo, allaahumma hawwin ‘alainaa safaronaa haadzaa wathwi ‘annaa bu’dah, allaahumma antash-shoohibu fis-safari wal kholiifatu fil ahli, allaahumma innii a’uudzu bika min wa’tsaa-is-safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli. 

 

Adab-Adab Ketika Safar atau Bepergian Jauh

Safar merupakan keluar dari rumah untuk melakukan suatu perjalanan yang jauh. Di dalam Islam, seseorang yang akan safar harus memperhatikan adab-adabnya secara benar. Berikut ini adab-adab safar yang harus Anda ketahui.

1. Tidak melakukan safar sendirian

Di dalam Islam, dalam melakukan safar dimakruhkan sendirian. Dalam bersfarar sebaiknya ada teman atau kerabatnya. Sehingga di jalan lebih aman dan ada yang saling mengingatkan untuk hal kebaikan dan juga keburukan. Diutamakan teman bersafar yaitu orang yang sholeh, agar terhindar dari hal maksiat.

2. Dibolehkan menjamak sholat

Ketika bersafar, Anda diperbolehkan untuk menjamak sholat. Misalnya sholat dhuhur di jamak dengan ashar dan sholat magrib dijamak dengan isya. Namun untuk sholat subuh harus dikerjakan pada waktunya dan tidak diperbolehkan dijamak dengan sholat lainnya.

3. Dianjurkan mengqasar sholat

Mengqasar yaitu meringkas, jadi pada saat melakukan safar maka umat Islam dianjurkan untuk mengqasar sholat. Adapun sholat yang boleh di qasar yaitu dhuhur, ashar dan isya. Sedangkan sholat subuh dan magrib tidak diperbolehkan untuk di qasar.

4. Membaca doa ketika keluar rumah

Pada saat Anda ingin bersafar, maka dianjurkan untuk membaca doa keluar rumah. Hal itu bertujuan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar diberi keselamatan di dalam perjalanan. Selain itu, Anda juga di anjurkan untuk berpamitan dengan keluarga dan kerabat serta tetangga.

5. Membaca doa naik kendaraan

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun

6. Memperbanyak doa dalam perjalanan

Di perjalanan Anda dianjurkan untuk memperbanyak bacaan doa. Karena ketika dalam perjalanan merupakan waktu terkabulnya suatu doa. Setelah kembalinya dari safar, maka Anda juga di sunahkan untuk menjalankan sholat sunah dua rakaat.

Dengan mengamalkan doa safar dan adab-adab safar ketika melakukan perjalanan jauh, maka Anda akan diberi keselamatan dan kelancaran dalam bersafar. Sebaiknya adab-adab safar diterapkan agar perjalanan Anda lebih berkah dan bermanfaat.

;