Faedah Hukum Islam dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin, islam hadir sebagai petunjuk umat manusia agar kehidupannya menjadi lebih baik. Melalui Al-Quran dan hadis yang disampaikan oleh Baginda Rasulullah, ada beberapa hukum islam yang sepatutnya diterapkan dalam kehidupan seorang muslim. Selain keteraturan, kita sebagai umat juga bisa menghindar dari segala seuatu yang sia-sia di mata Allah SWT.

Faedah Hukum Islam Bagi Kehidupan Seorang Muslim

  1. Belajar bersikap adil
    Islam adalah agama yang indah karena di dalamnya terdapat pelbagai aturan untuk menegakkan keadilan. Adil tidak sama dengan dibagi rata, namun disesaikan dengan kondisi dan kebutuhan akan suatu hal. Hal inilah yang diutamakan dalam hukum agama islam. Contohnya adalah pembagian harta warisan. Meskipun hanya Allah SWT saja yang maha adil, belajar bersikap adil adalah bagian dari taqwa.
  1. Meningkatkan ketaqwaan
    Allah SWT sangat tidak menyukai perbuatan yang hanya berujung pada kesia-siaan. Contoh kecilnya adalah bermalas-malasan. Sebaliknya, seorang muslim wajib memanfaatkan setiap waktunya untuk tetap produktif dan bermanfaat bagi sesama sehingga mendekatkan diri kepada-Nya. Itu sebabnya, Allah menyukai hamba yang selalu mengingat-Nya sehingga tidak ada waktu yang disa-siakan.
  1. Ibadah
    Taat pada hukum agama islam sama dengan taat kepada Allah SWT seperti yang difirmankan pada surat At-Taghabun : 12. Hukum-hukum yang dibuat tentu saja tidak ada yang menyia-nyiakan kehidupan manusia atau merugikan semesta alam. Sehingga bagi siapapun yang taat pada hukum Allah, maka akan bernilai ibadah.
  1. Memperjelas hukum
    Kehadiran hukum juga akan membuat manusia bisa membeakan tindakan yang benar dan salah. Beberapa diantaranya terbagi ke dalam bentuk haram, halal, mubah, sunnah, dan wajib. Semakin banyak mengerjakan kewajiban dan sunnah, maka pahalanya di mata Allah menjadi besar. Hukum juga memperjelas manusia dalam melakukan pelbagai aktivitas agar mendapat syafaat dari Allah SWT.
  1. Pedoman bersosial
    Selain menjaga habluminallah, manusia sebagai insan sosial juga harus memelihara habluminannas. Interaksi dengan sesama juga datur dalam hukum islam. Seorang muslim berkewajiban dalam menjaga silaturahmi, menyejahterakan anak yatim dan janda tak berdaya, dekat dengan kerabat dan tetangga, menghormati orang tua dan guru, juga menyayangi keluarga.

 

;