Harus Jujur

Dalam perkataan yang di ucapkan manusia seringkali itu merupakan perkataan yang jujur dan bohong atau tidak jujur. Jujur disini yaitu perkataan yang di ucapkan sesuai dengan fakta atau keadaan yang ada. Sedangkan bohong atau tidak jujur yaitu suatu perkataan yang berbeda dari keadaan atau fakta yang sedang terjadi.

Sebagai umat islam haruslah memiliki sifat yang jujur seperti halnya nabi muhammad yang dijuluki memiliki sifat yang jujur. Dengan bersikap jujur maka anda akan di percaya oleh orang lain. Akan tetapi jika anda selalu berbohong maka anda tidak akan dapat dipercaya oleh orang lain.

Oleh karena itu, berkata jujur merupakan hal yang penting walaupun itu berita atau kabar yang bagus maupun kabar yang buruk tetaplah berkata jujur dan tidak ada yang di tutupi kebenarannya saat berbicara.

Salah satu dalil jujur yaitu yang menjelaskan harus berkata jujur yaitu dalam surat al – ahzab 33 : 24 yang mempunyai arti “agar allah memberikan balasan kepada orang – orang yang benar atau jujur itu karena kebenarannya dan mengadzab orang munafik jika dia kehendaki atau menerima taubat mereka. Sungguh allah maha pengampun dan maha penyayang”.

Selain itu, juga dijelaskan dalam surat al – maidah 5 : 119 yang mempunyai arti “inilah saat orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya. Mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai – sungai, mereka kekal di dalamnya selama – lamanya. Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung”.

Seperti yang sudah dijelaskan di dalam hadits oleh al – usadz yazid bin abdul qadir jawas yaitu dari abdullah bin mas’ud berkata “rasulullah SAW bersabda hendaklah kalian selalu berlaku jujur karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan mengantarkan seseorang ke surga.

Dan apabila seorang selalu berkata jujur dan tetap memilih jujur maka akan dicatat di sisi allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhlah oleh kalian berbuat dusta karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan dan kejahatan mengantarkan seseorang ke neraka dan jika seseorang berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi allah sebagai pendusta atau pembohong”.

 

;