Kebersihan Dalam Islam

Kebersihan merupakan suatu hal yang sangat penting baik di lingkungan alam, diri sendiri, dan yang lainya. Tidak heran jika islam sangat menganjurkan umatnya untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, sehingga ada hadits tentang kebersihan tersendiri yang menguraikan pentingnya hal tersebut.

Hadits Tentang Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih tentu akan membuat mereka yang tinggal di dalamnya juga bisa hidup sehat, nyaman, dan aman. Baik itu lingkungan sekitar rumah seperti pekarangan, halaman, dan dalam rumah itu sendiri maupun lingkungan di luar itu seperti hutan dan yang lainnya. Di bawah ini adalah contoh hadits tentang kebersihan lingkungan:

عن سعد رضي الله عنه يقول قال رسول االله صلى الله عليه وسلم (طهروا أفنيتكم فإن اليهود لا تطهر أفنيتها)

Artinya:” Dari Sa’ad r.a. berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: “Bersihkanlah pekarangan kalian karena sesungguhnya kaum yahudi tidak membersihkan pekarangan mereka.

Pekarangan merupakan lingkungan alam yang paling dekat dengan diri kita, sehingga harus selalu dijaga, dirawat, dan dibersihkan. Mengingat pula bahwa Allah menyukai kebersihan dan keindahan dalam berbagai hal, sehingga tidak heran jika bahkan nabi menisbatkan orang yang tidak membersihkan pekarangan seperti kaum yahudi.

Hadits Tentang Pentingnya Kebersihan Diri

Kebersihan selalu disandingkan dengan kesehatan, sebagaimana kebersihan untuk diri sendiri yang akan membawa pengaruh terhadap kesehatan. Hal itu bisa dimulai dari makanan, minuman, aktifitas atau kegiatan sehari-hari seperti mandi dan lain sebagainya. Adapun hadits yang menerangkan tentang kebersihan anggota badan adalah seperti di bawah ini:

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- «السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِ

Artinya:”Aisyah r.a. berkata: ‘Rasulullah Saw. bersabda: “Siwak membesihkan mulut dan mendatangkan keridhaan dari Rabb.”(HR. Ahmad)

Hadits di atas menjelaskan tentang kebersihan anggota badan, khususnya mulut dan seisinya dengan cara bersiwak atau sikat gigi. Setidaknya tiga kali dalam sehari menggunakan sikat gigi, kayu arak, dan sebagainya. Hal itu bukan hanya akan mendatangkan kesehatan mulut dan gigi, namun juga mendapatkan ridha Allah Swt.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «اتَّقُوا اللاَّعِنَيْن» قَالُوا وَمَا اللاَّعِنَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ «الَّذِى يَتَخَلَّى فِى طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ ظِلِّهِمْ

Artinya:”Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:Jauhilah  dua perkara yang mendatangkan laknat”, para shahabat radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Apakah dua perkara yang mendatangkan laknat, wahai Rasulullah?”, beliau bersabda:“Yang buang hajat di jalan manusia atau di tempat berteduh mereka.”(HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 2348).

 

;