Sempurnakan Posisi Tidur Dengan Mengikuti Sunnah Nabi

Banyak yang tak paham, bahwa tidur bukan sekadar melepas lelah dan mengistirahatkan tubuh dari semua aktivitas, namun ada pahala yang bisa diraih jika melakukannya sesuai dengan Sunnah Nabi Posisi Tidur. Rasulullah telah mencontohkan kepada umatnya dan diriwayatkan oleh para sahabat, tinggal Anda menerapkannya. Ini informasinya untuk Anda.

Sunnah Nabi Posisi Tidur Dan Adabnya

Posisi tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah adalah miring ke kanan, dengan telapak tangan kanan berada di bawah pipi kanan. Sesuai hadits yang diriwayatkan Al Barra bin Azib, Rasulullah menganjurkan hal tersebut, disertai berwudhu sebelum tidur. Rasulullah menurut riwayat para sahabat membenci tidur terlentang atau tengkurap. Sedangkan  adab menyertai tidur bisa Anda lakukan seperti berikut.

  1. Berwudhu
    HR. Bukhari meriwayatkan ucapan Rasulullah tentang wudhu ketika akan tidur, yang sama caranya dengan wudhu seperti sebelum shalat. Sehingga Anda selalu berada dalam keadaan suci meskipun saat beristirahat.
  1. Mematikan Lampu
    Rasulullah juga menganjurkan untuk mematikan lampu, mengunci pintu, dan menutup semua bejana yang terbuka ketika akan tidur. Jika dikaitkan dengan kesehatan, tidur dalam keadaan mati lampu memicu terbentuknya sejumlah hormone positi dalam tubuh yang membantu mengembalikan daya tahan.
  1. Menutup Aurat
    Melalui riwayat HR. Muslim, Rasulullah juga mencontohkan bahwa saat tidur menutup aurat. Beliau juga tidak memperbolehkan meletakkan kaki di atas kaki yang lain. Aurat yang dimaksud tentunya sesuai dengan ajaran Islam baik itu untuk perempuan maupun laki-laki.
  1. Membaca Doa
    Aisyah Radhiallahu anha menjelaskan melalui Hadist HR. Bukhari bahwa Rasulullah menyatukan tangan kiri dan kanan, lalu membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan Annas saat naik ke tempat tidur. Kemudian mengusapkan kedua tangannya tersebut keseluruh anggota tubuh tiga kali, baru beranjak tidur.
  1. Tidur Setelah Shalat Isya
    Anjuran yang termasuk adab sebelum melakukan Sunnah Nabi Posisi Tidur yang baik adalah menyegerakan tidur setelah Shalat Isya. Rasulullah juga selalu mencontohkan hal ini, jika tidak memiliki kesibukan yang mendesak. Karena efek positifnya adalah bisa bangun lebih cepat, dan membuka peluang lebih besar untuk selalu terjaga dan melaksanakan shalat malam.

 

;