Kurban Dalam Agama Islam

Kurban dalam agama islam merupakan penyembelihan hewan seperti kambing, sapi kerbau atau onta sesuai dengan syarat dan tata cara yang berlaku. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berkurban, mengajarkan Anda banyak hal mengenai pelajaran hidup.

Kurban Dalam Agama Islam

1. Perintah Berkurban

Pelaksanaan kurban telah diatur dalam Al Qur’an surat Al Kautsar ayat 2.

2. Makna Kurban

  • Sarana mendekatkan diri kepada Allah

Anda dianjurkan untuk menyerahkan segala hal dan urusan kepada Allah. Sama halnya dengan kisah Nabi Ibrahim yang harus mengikhlaskan anaknya untuk disembelih.

  • Sarana berbagi kepada sesama umat muslim yang tidak mampu
  • Memberi pelajaran tentang arti keikhlasan.

Anda harus ikhlas dalam mengorbankan harta dalam bentuk hewan ternak untuk disembelih dan dibagikan kepada sesama.

3. Hukum Kurban

Hukum kurban adalah sunnah muakkad, yaitu sangat dianjurkan bagi yang mampu membeli hewan kurban. Orang yang berkurban merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Selain itu, untuk mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim dan mengajari untuk bersikap lapang dada.

4. Waktu penyembelihan

Hewan kurban disembelih pada tanggal 10 Dzulhijah saat matahari mulai terbit hingga hari tasrik, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijah.

 

Hikmah dan manfaat berkurban

1. Sebagai wujud rasa cinta kepada Allah

Berkurban adalah salah satu wujud cinta kepada Allah. Dengannya, Allah menguji hambanya yang bersungguh-sungguh mencintai-Nya dan rela mengorbankan hartanya untuk kepentingan agama.

2. Memupuk rasa kasih sayang

Kurban dalam agama islam dapat meningkatkan rasa kasih sayang, kerukunan, dan kebersamaan  terhadap sesama umat.

3. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah

Ketakwaan menjadi bekal untuk hidup di dunia dan untuk mendapatkan keselamatan di akhirat. Berkurban menjadi salah satu bentuk ketaatan terhadap perintah Allah.

4. Sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah

Kurban berasal dari kata qurb yang artinya dekat, taqarrub (mendekatkan diri) dan aqriba’ (kerabat).

5. Kurban dapat mensucikan harta dan diri seseorang. Ibadah ini sangat disukai oleh Allah pada hari raya idul adha.

6. Sarana untuk mendapatkan ampunan dan menebus dosa.

 

Qurban dengan Keutamaannya Pada Hari Kiamat

Segala perintah Allah SWT yang diserukan dalam sebuah hadist tentunya memang memberikan fadhilahnya di hari kiamat. Nah, sebagai umat islam maka sebaiknya mengetahui isi dari hadist qurban dengan beberapa keutamaannya. Perintah berqurban ini didasarkan dari kisah sepasang ayah dan anak lelakinya yaitu nabi Ibrahim AS dan putranya nabi Ismail AS.

Tentunya melakukan qurban menjadi salah satu bentuk ibadah yang juga mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dengan demikian melakukan qurban juga dilihat sebagai salah satu bentuk ketakwaan seorang umat muslim. Bahkan juga dapat dijadikan saksi dalam bentuk amalan di dalam kehidupan dunia sampai kehidupan akhirat.

Oleh karena itu, kini memang sangat banyak hadits yang bisa dijadikan sebuah pedoman agar Anda dapat melakukan qurban sesuai dengan petunjuk dalam ajaran agama islam.

Tiga Keutamaan dan Fadhilah dalam Hadist Qurban

Sudahkah Anda mengetahui keutamaan yang dijelaskan dalam hadist qurban? Ini dia seputar penjelasan lebih detailnya untuk Anda.
1. Ajaran Nabi Ibrahim AS

Berqurban merupakan salah satu bentuk ibadah dari ajaran nabi Ibrahim AS untuk berperilaku ikhlas ketika berkorban untuk beribadah kepada Allah SWT. Nah, berkurban juga menjadi salah satu bentuk ibadah yang berhubungan langsung  dengan manusia.

Dengan adanya ajaran nabi Ibrahim AS tentunya memang mengajarkan setiap umat muslim untuk berlapang dada dalam membagikan sedikit hartanya.
2. Sisi Positif Pada Aspek Sosial Ekonomi

Tentunya manfaat dari berqurban menurut hadits qurban  yaitu dapat memberikan sisi positif pada kehidupan di dunia yaitu membantu kehidupan sosial dan ekonomi menjadi lebih baik. Tidak hanya mendapatkan pahala untuk kehidupan di akherat ternyata Anda juga bisa merasakan bahagian di dunia dari sisi positi pada aspek sosial dan ekonominya.
3. Bentuk Amal

Selanjutnya, Anda juga dapat melakukan berkurban sebagai salah satu bentuk amal yang pahalanya memang sangatlah berlipat ganda. Salah  satu jalan menuju surga juga dapat dibukakan melalui berkurban.

Nah, dengan amalan berkurban yang cukup besar tersebut memang sangatlah berperan dalam mengantarkan umat muslim ke pintu surga.

 

;