Sakit Bagi Seorang Muslimin Muslimah

Sakit adalah suatu hakekat dalam diri seorang manusia yang akan terus terjadi. Pada dasarnya sakit selalu diartikan sebagai sebuah cobaan yang meleburkan dosa seseorang. Sesungguhnya Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan dari umatnya tersebut. Allah SWT telah menurunkan ayat tentang perihal Sakit dan Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam juga pernah menyampaikan hadist tentang sakit pada para sahabatnya sebagai berikut.

1. Hadist saran Rasulullah tentang menjenguk orang sakit.

“Hak seorang Muslim atas Muslim (lainnya) ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, mendatangi undangan dan mendoakan orang yang bersin.”( HR. Al-Bukhari no.1240 dan Muslim no. 2162).

Dalam hadist ini Rasulullah mengatakan bahwa menjenguk orang sakit adalah suatu sunnah bagi seorang umat muslim. Hal ini juga bisa membuat orang yang terkena sakit tersebut mendapatkan dorongan secara emosional untuk lebih cepat sembuh. Sejatinya kita ketahui bahwa orang sakit tersebut sedang diberikan cobaan dan dihapuskan dosanya sedikit demi sedikit oleh Allah SWT.

2. Hadist tentang sakit yang menghapuskan dosa.

“Bergembiralah wahai Ummu ‘Ala. Sesungguhnya penyakit yang diderita seorang Muslim, Allah SWT akan menghapuskan dosa-dosanya dengan itu, sebagaimana nyala  api menghilangkan kotoran dari emas dan perak”.(HR. Abu Dawud)

Dalam hadist ini juga Rasulullah SAW menegaskan kembali bahwa suatu sakit yang di alami oleh seorang manusia adalah salah satu cara Allah memleburkan dosanya secara perlahan. Mungkin manusia akan menganggap bahwa sakitnya adalah suatu penderitaan atau hukuman bagi dirinya, tetapi Allah SWT tidak akan memberikan suatu cobaan melebihi kekuatan dari umatnya itu sendiri.

3. Hadist tentang untuk mendoakan orang yang sakit.

“Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu ini, agar ia dapat menyakiti musuh karena-Mu, atau berjalan menunaikan shalat karena-Mu.” (HR. Abu Dawud)

Maksud dari hadist tentang sakit tersebut adalah doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah saat menjenguk orang sakit. Serta doa tersebut memanjatkan untuk kelancaran dari orang sakit tersebut agar bisa menjalankan perintah dan larangan Allah SWT dengan baik. Karena sesungguhnya anda ketahui bahwa pada masa Rasulullah masih banyak terjadi perang melawan kafir-kafir yang melakukan kejahatan.

Menyikapi suatu sakit dalam Islam

1. Ikhlas

Sebagai seorang manusia saat kita dalam keadaan sakit semestinya kita Ikhlas saja. Sesungguhnya harusnya kita mempercayai bahwa sakit tersebut datang dari Allah SWT dan Allah pun mengetahui kekuatan umatnya tersebut.

2. Ikhtiar

Saat kita dalam keadaan sakit tersebut kita ketahui bahwa sakit tersebut datang dari Allah SWT, tetapi kita juga harus memiliki usaha untuk ingin sembuh. Salah satunya adalah kita mengunjungi dokter. Niat tan mengunjungi dokter tersebut adalah karena Allah SWT.

3. Berdoa

Setelah kita Ikhlas dan Ikhtiar maka kita tinggal berdoa kepada pemilik segalanya di dunia ini yaitu Allah SWT. Berserah dirilah kepada Allah SWT maka niscaya hidupmu akan lebih merasa tenang dalam menghadapi segala permasalahan.

 

;