Alquran Braille

Alquran Braille

Mampu membaca, memahami dan mengamalkan isi kandungan Alquran adalah suatu keharusan bagi setiap Umat Islam, karena Alquran adalah pedoman hidup Umat Islam yang telah terjaga keutuhan isi kandungannya selama 14 abad.

Tidak sedikitpun gugur keharusan tersebut terhadap seorang tunanetra muslim, karena jika kita telah berikrar untuk meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah Subhanahu Allah Subhanahu Wata’ala ada Wata’ala dan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam adalah utusan-Nya, maka mampu membaca, memahami dan mengamalkannya menjadi keharusan untuk semua Umat Islam tanpa terkecuali.

Bagi seorang tunanetra muslim, mampu membaca Alquran secara langsung bukan menjadi suatu kesulitan saat ini, karena telah ada Alquran yang dapat dicetak ke dalam huruf braille, yaitu huruf yang sudah menjadi kesepakatan internasional adalah alat bantu tunanetra dalam membaca kalimat-kalimat tertentu.

Huruf braille yang terdapat di dalam Alquran Braille memiliki simbol-simbol yang berbeda dngan huruf braille latin. Huruf-huruf yang terdapat di Alquran yang dapat juga disebut huruf hijaiyyah telah memiliki simbol sendiri, sesuai kesepakatan para ulama tunanetra di dunia.

Yayasan Raudlatul Makfufin sebagai salah satu lembaga yang melayani pencetakan dan pendistribusian Alquran Braille, telah konsen melakukan aktifitas tersebut sejak tahun 1994 hingga saat ini. Dengan memanfaatkan teknologi komputer, kami mengawali pencetakan tersebut dengan pembuatan file master Alquran Braille dalam bentuk SoftCopy.

Hingga kini file master tersebut telah banyak membantu pencetakan Alquran Braille yang telah kurang lebih 11 tahun tersimpan di Yayasan Raudlatul Makfufin.

Mencetak Alquran Braille bukan suatu aktifitas yang mudah, namun memerlukan berbagai matrial dan finansial yang sangat banyak.

Semakin tahun bahan baku untuk mencetak Alquran Braille mengalami kenaikan harga, sehingga kami harus melakukan penyesuaian biaya produksi dengan kenaikan harga tersebut.

Dari awal kami konsisten untuk tidak mengambil untung dari biaya produksi Alquran Braille, sehingga kami selalu menginformasikan harga biaya produksi sesuai dengan biaya produksi yang ada. Dan saat ini dengan kondisi kenaikan harga bahan baku, kami mengeluarkan kebijakan baru tentang harga biaya produksi Alquran Braille per 01 Januari 2015.

Dengan ini kami sampaikan bahwa per tanggal 01 Januari 2015 biaya produksi Alquran Braille Yayasan Raudlatul Makfufin adalah Rp. 1.700.000-(Satu juta tujuh ratus ribu rupiah). Perlu kami sampaikan biaya tersebut sudah termasuk ongkos kirim ke seluruh Indonesia dengan rincian 1,5 juta rupiah adalah biaya murni produksi satu set Alquran Braille = 30 juz = 30 jilid dipacking dalam dua dus dan Rp. 200.000-(Dua ratus ribu rupiah) untuk biaya ongkos kirim Alquran Braille dengan sistem supsidi silang, maksudnya bagi pihak-pihak yang dapat mengambil sendiri ke Yayasan Raudlatul Makfufin, maka biaya ongkos kirim yang ada akan disimpan untuk mengakomodasi biaya ongkos kirim ke lokasi yang lebih jauh dan kemungkinannya memerlukan biaya ongkos kirim yang lebih besar.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga dapat dipahami dengan sebaik-baiknya.

Form Pemesanan Alquran