Darul Tauhid Peduli Tunanetra Melalui Al Quran Digital

press_release_head

 BERITA PERS

DARUL TAUHID PEDULI TUNANETRA MELALUI AL QURAN DIGITAL

 

Tangerang Selatan, 09 Januari 2019 – Para santri tunanetra di Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin mendapat dukungan media belajar untuk menghafal AL Quran dari Pondok Pesantren Darul Tauhid melalui program DT Peduli cabang Jakarta.

Ustadz Rohman Selaku wakil kepala pesantren mengatakan, “Al Quran Digital tersebut akan sangat bermanfaat untuk para santri. Melalui Al Quran Digital yang berbasis audio, mengulang dan mengkoreksi hafalan mereka menjadi salah satu cara untuk menjaga hafalan secara baik”. 

Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin di tahun 2019 menargetkan para santrinya untuk mampu menghafal Al Quran empat juz dalam setahun. Sebelumnya Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin hanya menargetkan dua juz dalam setahun karena masih banyaknya santri tunanetra yang belum lancar membaca AL Quran Braille, sehingga mereka harus intensif mendapatkan pembinaan untuk menyelesaikan pembelajaran di kelas dasar yang disebut juga kelas iqro.

Kelas Iqro di pesantren ini mempelajari berbagai pengetahuan dasar dalam mengenal huruf hijaiyyah dan harokat di Al Quran, namun Iqro yang digunakan tidak sama dengan Iqro yang digunakan para santri di tempat lain. Tim pengajar Al Quran Braille di pesantren ini menyusun sebuah buku panduan dasar untuk mempelajari dasar-dasar pengenalan huruf hijaiyyah dan harokat dalam bentuk braille yang diberi nama Pandai Membaca Al Quran Braille.

Selain fokus dalam menghafal AL Quran, para santri juga mendapatkan pembinaan yang cukup intensif dalam membaca dan memahami berbagai kitab kuning yang umum dipelajari di berbagai pesantren. Kitab kuning tersebut dipelajari di dalam beberapa kelas kitab seperti Aqidah, Akhlakserta  Fiqih.

Ketika kelas kitab kuning berlangsung, para santri mendapatkan kitab kuning dalam cetakan huruf braille, sehingga tidak hanya mendengarkan para ustadz menyampaikan pelajaran, santri juga dapat ikut membaca materi yang sedang disampaikan secara langsung.

“Alhamdulillah di sini juga ada percetakan braille yang mencetakan kitab-kitab kuning dalam huruf braille, sehingga Insya Allah santri akan lebih mudah memahami kitab kuning yang dipelajarinya” lanjut Ustadz Rohman.

Semoga dengan didukung berbagai kemudahan media belajar seperti Al Quran Digital dan kitab kuning dalam cetakan huruf braille, para santri di Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin semakin mudah memahami pengetahuan Islam dan mempraktekannya di dalam masyarakat.

 

 

Tentang Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin

adalah lembaga pendidikan Islam untuk tunanetra dengan fokus pembelajaran yaitu menghafal AL Quran serta meningkatkan pengetahuan Islamnya dengan mempelajari kitab-kitab kuning dalam cetakan huruf braille.

Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin adalah salah satu lembaga pendidikan untuk tunanetra yang berada di bawah naungan Yayasan Raudlatul Makfufin. YARFIN sendiri telah berdiri sejak 26 November 1983 yang awal pendiriannya fokus pada kegiatan Majelis Ta’lim Tunanetra, namun saat ini YARFIN telah memiliki beberapa pusat kegiatan seperti Percetakan Al Quran dan Buku Islam Braille, Pesantren Tunanetra YARFIN, Majelis Ta’lim Tunanetra  YARFIN serta Sekolah Khusus Islam Terpadu YARFIN.

 

Press contact:

 www.makfufin.id

www.instagram.com/makfufin

www.instagram.com/pesantrentunanetra

www.instagram.com/alquranbraille

021 74635929

08118300072 

press_release_foot